nah, dari mana kita akan mulai ceritanya. ya kita akan mulai dari saya belum lahir aja, dulu itu saya tidak tahu jalan serita sebenarnya bagaimana tapi menurut yang saya dengar dari keluarga, ya begitu menyedihkan bagi saya. sebelum saya lahir sekitar 2 bulan ayah saya meninggal tidak tahu penyebabnya mungkin sudah waktunya harus pulang kehadapan sang pencipta. bayangkan saja harus hidup tanpa seorang ayah bagaimana rasanya, tapi tidak usah dipikirkan mungkin itulah takdir buat saya hidup tanpa ayah kandung yang mendampingi ku waktu lahir.
sebelumnya saya memiliki 3 saudara, tapi saya salut dengan ibu saya yang harus membanting tulang mencari nafkah, yang harus menjadi tulang punggung keluarga kami. apakah kalian pikir kami dari keluarga orang kaya, sayang sekali perkiraan kalian sangat sangat salah, padahal kami dari keluarga yang kurang mampu tidak punya apa-apa dan itu lah paktanya.alhamdulillah puji syukur saya panjat kan kepada tuhan yang maha esa yang telah memberi nikmatnya agar kami 4 saudara dapat memperoleh pendidikan formal. apakah kalian tahu darimana kami bisa sekolah, tentu kalian berpikir macam-macam ya, tidak seperti kalian bayangkan kami bisa sekolah karena kerja keras dari ibu saya, yang terus berkerja dari sebelum terbitnya matahari sampai siang. saya memperhatikannya sangat serius dan saya perhatikan dari ibu saya berangkat jam berapa sampai pulangnya jam berapa.perkerjaan yang sangat bodoh yang saya lakukan kenapa harus memperhatikan jam terus sampai tibanya ibu pulang kerja. hahaha….
itu saya lakukan saat saya umur 4 tahunan, saya sangat heran dan penasaran sangat kenapa pagi-pagi setelah saya bangun kok ibu saya tidak ada di rumah dan kenapa di pagi-pagi sudah ada makanan di dapur untuk saudara saya yang mau berangkat sekolah, saya penasaran siapa yang siapkan makanan itu. akhirnya apalah saya bangun jam 4 shubuh dan saya sholat, sehabis sholat saya tidak langsung tidur, saya mengintip siapa yang siapkan makana tersebut, ternyata itu semua ibu saya dan setelah semua beres saya lihat ibu saya melakukan sesuatu yang aneh dan saya perhatikan terus saking penasarannya saya dengan yang ibu saya lakukan saya terus mengintip, setelah hal yang aneh itu selesai ibu saya lakukan, saya pun melihat ibu saya berangkat dari rumah, saya tidak berani menanyakan kemana dia mau pergi takut ketahuan nantinya kalau saya mengintip. lalu pada saat itu saya penasaran lalu saya memperhatikan jam terus sampai ibu saya pulang.
lalu saya lama kelamaan pun tertidur di depan jam itu kakak saya membangunkan saya dan kakak saya bertanya apa yang sedang saya lakukan saya tidak mau jawab hal itu. setelah itu kita akan lanjutan nanti di kesempatan lainnya ya. salam saya Alex boyan tanjung, kapuas hulu.

